Sabtu, 12 April 2014

Kau Dengannya, Bukan Denganku


Biarkan dia menari bahagia diatas langit
Biarkan mereka bahagia tertawa bersama
Biarkan angin sebagai pengiring kebersamaannya
Biarkan hujan yang mengabadikan keindahan mereka

Mereka tak bersalah
Mereka layak untuk memperjuangkan  dan menerima cinta satu sama lain
Mereka berhak untuk saling menaruh hati yang tak akan terluka itu
Dan mereka pantas untuk menerima pujian dari org lain

Tapi mengapa? Mengapa aku yang harus kau lukai?
Aku lebih dulu mencintaimu
Aku lebih tau tentangmu
Aku lebih mengenangmu sepanjang masa, walau kau tak pernah menjadikan aku Peri di Hatimu
Walau aku memang tak sepantasnya untuk kau cintai

Aku berjuang sehari nya aku melewatinya untukmu
Aku berani mengungkapkan isi hati, walau tak semestinya aku yang berkata

Tapi, apa semua?
Berjalan lancer? Tidak!
Berjalan baik-baik?Tidak!
Sia-sia? Ya!

Aku selalu terluka, tapi aku terima
Kekalahan bukan alas an aku untuk berhenti mencintai, menyayangi, dan mengenangmu.
Aku tidak lemah
Bahkan aku bertekad untuk mempertahankan semuanya demi untuk cinta yg ku abadikan dalam lubuk hati ini
Demi rasa sayang yang baru aku temukan ini

Aku mundur, aku tak kuasa melihat kau bersama nya
Aku tak mau dibilang gadis perebut milik orang
Aku menghilang walau aku selalu Nampak didepan kau, yang selalu kau anggap sampah dari bagian hidupmu
yang selalu kau hina, kau benci seumur hidupmu.
Tapi tak mengapa, karena kau tak mengerti arti dari aku bertahan
Hingga aku pergi menghilang
Itu semua karena kamu, kamu yang selalu ada dihatiku, sampai akhir hidupku…

Cinta, Aku Pergi...


Aku tau tak begini caraku menyampaikan ini
Aku tau tak seharusnya aku lepas sayang ini
Aku memang bodoh rela kehilangan
Hati kecil ku selalu berkata untuk tak melepasnya
Tapi akal pikiran yang bermaksud semua ini berakhir

Cinta ini pergi lagi
Entah harus apa aku sekarang
Tertekan lagi dengan rasa yang masih ku pendam
Rasa yang mungkin akan tertanam tapi tak untuk ku ungkapkan
Walau ku tau akan tumbuh seiring sejalan
Tapi ku tau, kau harusnya tak memilih aku

Aku bukan wanita sempurna
Aku tak mencintaimu, hanya aku tak sanggup kau pergi menjadi milik orang lain
Karena aku sayang, hanya sekedar sayang
Itu sebab aku bertahan
Namun aku pun tak suka dengan kekangan yang kau buat
Aku wanita bebas yang tak pantas untuk kau cinta

Entah sampai kapan cinta ini datang, aku tak mau lagi
Aku takmau menjadi orang yang kau cintai
Aku tak mau menjadi bagian dari pemikiranmu selamanya
Aku bukan Tuhan yang selalu kau ingat
Aku hanya ingin menjadi aku yang tak ingin disamakan oleh orang lain

Untukmu, Kasih Tak Sampai...


Sepenggal kisah aku genggam
Sepenggal cinta aku rindukan
Sepenggal kata yang selalu terucap
Sepenggal rindu yang tak terbalaskan

Aku datang, aku ingin kembali, aku rindukan pelukanmu
Aku ingin mengakhiri semua bersamamu..
Aku menyayangi sayang yang terbuang sia sia tanpamu
Aku takut kamu hilang pergi bahkan takkan kembali

Suratan cinta memang begini
Aku selalu bersedih meratapi nasib yang kini terjadi
Terjadi karena kejadian lampau tak ku hiraukan
Melainkan tak membalas cinta yang kau tanamkan

Kini kau pergi, kau jauh, kau terbunuh oleh mimpiku
Mimpi yang ku inginkan agar terus bersama dirimu
Tangis rindu, tangis cinta yang ku ciptakan, semata karena ku takut kau hilang
Dan itu ada, dan benar terjadi..

Aku menyesal, tlah ku biarkan kau pergi menghilang
Aku merelakan apa yang seharusnya tak ku relakan
Aku merindu sangat merindu..
Aku mencinta, hingga akhir menutup mata..