Kamis, 05 April 2012

Pergi...

Kala sinarmantari mulai menerang, aku selalu teringat akan dirimu. Kenangan yang telah kau berikan kepadaku. Senyuman manismu tertinggal dikenangan itu. Belaian halus, senandungan merdu dari suaramu pun masih tertanam disosok masa laluku. Mencobaku melangkah meninggalkan jejak, namunku tak bisa. Aku sering teringat akan kita bertemu pertama kali disuatu tempat, disuatu sisi ataupun suasana. Disitu kita saling tertawa riang. Awalnya kita diam saling tak kenal, tapi kita mencoba untuk akrab. Menahan malu untuk hal itu. Senyum-senyum tak menentu, itulah hal yang selalu aku alami pada saat itu. Aku layaknya ABG yang baru jatuh cinta. Tapi sekarang, hal itu pudar, telah tak ada. Aku rindu, aku rindu dengan mentari yang dulu selalu menemani kita dan selalu ada diantara kita. Yang menjadi saksi, bukti ikatan kasih yang terjalin antara kita. Aku tak bisa menahan rasa sakit ini karena kau telah tiada. Kau pergi tanpa meninggalkan petuah ataupun pesan untukku. Aku sedih melihat mentari yang kini tak lagi tersenyum kepadaku. Karena kau telah, PERGIIII.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar